IBX5841290004FB3
BREAKING NEWS
Search

Perjalanan Spiritual : Kemampuan Seorang Empathy

Perjalanan Spiritual : Kemampuan Seorang Empathy
Yunarko.com : Emphaty

Empath adalah kepribadian dimana seseorang memiliki rasa empati yang tidak biasa, mereka tidak saja berempati pada keadaan orang lain, tetapi benar-benar menjadi diri lain tersebut. Tidak hanya manusia, mereka dapat merasakan energi hewan, tanaman dan alam. Semua ini diluar kehendak mereka, semua energi ini datang seperti besi datang pada magnet. Itulah sebabnya bagi mereka yang tidak menyadari keadaan mereka cenderung lebih sulit dalam menjalani kehidupan. Terutama anak-anak.

Beberapa ciri-cirinya sebagai berikut:
  1. Menyerap berbagai perasaan/energi seperti spons, mereka tidak menyadari apakah itu perasaan mereka sendiri atau orang lain.
  2. Merasa tidak nyaman di tengah keramaian, berada di mall atau pesta memberikan tantangan tersendiri.
  3. Sensitif terhadap zat-zat kimia dan obat-obatan.
  4. Memiliki alergi tertentu.
  5. Sensitif terhadap suara, bau dan rasa.
  6. Memiliki intuisi yang tinggi.
  7. Keinginan memberi yang tinggi.
  8. Mendahulukan kepentingan orang lain diatas kepentingannya sendiri.

Seperti yang kita ketahui, diri kita memiliki kecerdasannya sendiri, secara naluriah semua makhluk hidup memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri. Namun banyak juga yang gagal karena ketidak adanya pemahaman untuk apa mereka menjalani kehidupan ini, dimana tidak ada yang menarik bagi mereka selain menolong orang lain. Kebaikan mereka ini sering kali membuahkan kesalahpahaman dan yang lebih berbahaya lagi menarik narsitik, psikopat dan sosiopat untuk menjadikan mereka korban selanjutnya. Dari ketiga jenis kepribadian ini, yang paling berbahaya adalah narsitik, mengingat betapa halus dan manisnya permainan mereka.

Untuk sekedar melindungi diri, Empath hanya perlu hidup dalam kesadaran. Ini terbukti ketika saya mempelajari cara untuk bertahan, saya menemukan hampir semua hal tersebut sudah saya lakukan, itulah mengapa saya bisa bertahan sampai sekarang. Namun ada beberapa hal yang menurut saya lebih efektif, karena bila kita terus menerus memikirkan melindungi diri, maka fungsi kita di dunia menjadi bias dan bahkan hilang.  Bila hal itu terjadi, lalu untuk apa Empath ada di dunia ?

Mari kita lihat satu persatu:
  1. Mengenali diri sendiri, apa kekuatan dan kelemahan sebagai Empath. Ini baru saya ketahui dan mulai melihat kembali apa yang telah dilakukan dan belum.
  2. Mandi dengan air garam kasar. Mungkin ini sering dilakukan karena mandi dengan air garam memberikan rasa rileks pada diri kita.
  3. Makan makanan yang bergizi, mengurangi asupan gula, garam dan zat-zat penguat rasa lainnya. Demikian pula kafein, teh dan cengkeh.
  4. Mengenakan beberapa batu kristal, ada bermacam-macam jenisnya, tapi karena saya alergi dengan barang asing di tubuh saya, saya tidak menggunakan cara ini.
  5. Memiliki orang-orang yang dekat dan mengerti Anda. Bersyukur walau tidak banyak, saya memilikinya, biasanya tipikal The Rock (Batu) adalah teman terbaik dari Empath, lalu diikuti oleh Type Intelektual,  dan yang terakhir Empath sendiri. Type the Rock dan Intelek biasanya adalah pasangan soulmate (untuk kehidupan duniawi) sedangkan bila bertemu type Empath, mereka akan menjadi pasangan kebangkitan spiritual yang hebat bagi diri mereka masing-masing. Bila orang lain memerlukan berpuluh-puluh tahun, mereka bisa mencapainya dalam beberapa tahun saja. Selain itu juga bisa jadi mereka adalah Twin Flame (Jiwa Kembar).
  6. Meditasi, Rileks, Melepas dan Mengembalikan energi.  Ini bisa termasuk doa, bersedekah, dan selalu sadar untuk sepenuhnya berada pada saat sekarang ini.
  7. Membuat batasan/jarak dengan keadaan, orang atau tempat yang dirasakan tidak baik. Hal ini kadang saya lakukan tapi kadang juga tidak. Ketika kesadaran saya sedang baik, saya justru datang pada keadaan-keadaan tersebut untuk memberikan warna di sana, lalu saya pergi.  Tadinya saya tidak mengerti mengapa saya tidak pernah bisa bertahan di suatu tempat di waktu yang lama. Itu karena ketika orang mulai tidak nyaman dengan kebenaran yang kita bawa, maka saat itulah kita pergi. Dan saya sama sekali tidak masalah dengan itu, bagi saya dengan demikian saya semakin kaya dengan pengalaman dan berbagi dengan lebih banyak orang.
  8. Membuat design simbol-simbol spiritual sebagai kekuatan kita untuk mengusir energi negatif. Bukannya bandel, tapi menurut saya, perjalanan ini menjadi kurang seru. Saya tidak melakukannya, karena Energi baik dan buruk itu adalah pembelajaran bagi kita, pendewasaan diri kita, dan fungsi kita di dunia.

Hal yang paling menarik bagi saya adalah kemampuan seorang Empath untuk mentransformasikan energi negatif menjadi positif. Fungsinya seperti pohon yang menyerap seluruh racun pada malam hari dan memberikan oksigen yang baru pada pagi harinya. Ya terkadang, kalau lagi benar,  keadaan apapun bisa menjadi menguntungkan. Khususnya untuk masalah-masalah yang saya anggap penting/ tak ternilai. Dan tidak dipaksakan oleh pihak manapun. Namun semua itu selama ini saya anggap sebagai keberuntungan semata, sampai sekarang pun saya tidak pernah menganggap suatu hal yang bisa digunakan sesuka hati. Menyadari semua itu hanya atas kehendak yang Maha Kuasa, itu menjadikan hidup kita lebih damai.

Empath kecil merasa tidak nyaman di dunia ini. Mereka bingung mengapa manusia tidak saling mencintai dan peduli ? Mengapa mereka lebih sering membuat keributan ? Kapan mereka beristirahat dari semua ketegangan ini ?  Entah bagaimana Empath selalu ingin berbuat baik dan tidak membalas kejahatan orang. Empath kecil tidak mengerti mengapa kebaikannya sering disalahpahami, dicurigai bahkan dibalas dengan kejahatan. Saat itu belum ada pikiran untuk membela diri, hanya terus mempertanyakan mengapa mereka begitu terhadap dirinya. Mencari apa yang menarik dari dunia ini dan untuk apa sebenarnya kehidupan ini. Siapa yang ingin dirinya lahir di dunia ini ? dirinya sendiri, orang lain atau Tuhan ? Di saat-saat itu, Empath kecil merasa ada seseorang yang memperhatikan setiap tindaktanduknya, dan sering kali dimunculkannya bila dalam keterperukannya. Sosok itu tidak bisa berbuat apa-apa tapi dia seolah berkata aku bersamamu.

Saat-saat paling lemah Empath kecil akan diingat sampai dewasa, mereka sering mengkhawatirkan anak-anak diluar sana yang mungkin mengalami hal yang sama. Empath kecil sering tidak dikenali dan sering kali dunia tidak tahu dengan keadaan mereka, entah karena sempurnanya pelaku dan yang mengenalinya sama-sama menutupi keadaan mereka, atau dunia yang tidak peduli. Kalau pun peduli, mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena dianggap itu adalah masalah internal masing-masing.

Mereka yang peduli dengan cerdas akan mengirim doa, penghiburan, dan pembelajaran di setiap ada kesempatan berjumpa dengan anak-anak ini.  Jenis orang ini biasanya adalah Empath yang sudah dewasa. Mereka tahu campur tangan mereka secara langsung ke dalam kehidupan Empath kecil hanya akan menambah kesulitan dan bahkan memperparah keadaan. Satu-satunya cara adalah Empath kecil dilatih untuk melindungi dirinya sendiri, karena ini akan lebih berguna bagi perjalanan mereka selanjutnya. Dan Empath kecil pun tidak kalah cerdiknya, mereka cenderung merahasiakan keberadaan Empath besar, seolah melindungi mereka dari tuduhan mempengaruhi bila Empath kecil ini suatu saat dianggap memberontak/berubah.

Itulah bagaimana semesta mempertemukan mereka, yang pasti diluar rumah dan lingkungan  lamanya.  Empath besar mengajarkan kepada semua orang, tapi seolah berbicara hanya pada Empath kecil.  Empat kecil mendengarkannya dan heran bagaimana Empath besar asing ini tahu semua yang dialaminya tanpa mengenalnya ? Ketika Empath kecil ini dewasa dia baru tahu apa yang dikatakan Empath dewasa itu adalah masalah yang dialaminya sendiri di dunia ini. Ternyata bukan karena Empath dewasa (yang sempat dikaguminya) itu bisa membaca pikiran atau punya ilmu kebatinan yang hebat.

Empath dewasa itu sebenarnya sedang berkeluhkesah tentang dirinya sendiri, dan bagaimana dia melalui semua itu. Yaitu dengan bersikap netral, mematikan rasa, selalu bergembira, dan diam.  Semua ini adalah doa, apapun yang kamu lakukan. Kebersamaan dengan Empath dewasa ini, mempengaruhi kesadaran Empath kecil, dia mulai tidak mempedulikan sikap orang terhadapnya, bahkan perasaannya sendiri. Dia hanya mau bersenang-senang dahulu, menikmati masa ABG nya, ya ia sudah menginjak usia remaja awal. Dia sadar, dia terlalu serius terhadap kehidupan, orang bilang mengenakan hatinya sebagai jaket. Kini dia mengembalikan hatinya pada tempatnya, bahkan lebih dalam dari sebelumnya. Ia tidak mau menambah merasakan apapun, karena perasaan tidak nyaman itu selalu ada dimanapun dia berada.

Rasa kagum kepada Empath besar itu membuatnya nyaman dan sejenak melupakan segalanya, ia suka mendengar cerita-cerita tentang keanehan manusia. Dan ia mulai bertemu dengan empath-empath besar lainnya, mendengarkan mereka berjam-jam tidak menjadi masalah baginya, lebih jauh lagi ia mulai belajar, mengasah dan berkarya bersama mereka. Kebersamaan mereka rupanya menguatkan kesadaran dan vibrasi. Dan keajaiban-keajaiban pun mulai tercipta. Empath kecil ini masih tidak pernah menyadarinya, ia tidak peduli pada semua keajaiban itu.

Empath kecil itu tumbuh menjadi remaja yang bahagia, banyak Empath dewasa yang mendukungnya. Dia tidak kekurangan apapun walau tidak ada dukungan dari lingkungan keluarganya. Hidupnya tanpa melibatkan keuangannya yang minim. Sepertinya selalu ada saja yang membayarkan pekerjaan-pekerjaan kecil yang dilakukan, seperti memposting artikel dan lain sebagainya.  Tidak ada yang tahu betapa kerasnya dia harus mengatur keuangannya, malah kadang dia masih berusaha keras untuk memenuhi permintaan orang lain dengan menabung.  Tapi pada tahap ini dia sudah tahu mana yang harus diprioritaskan. Empath remaja yang  kreatif dan cerdik sekali lagi meluputkan perhatian orang banyak terhadap kondisinya yang sebenarnya.  Empath remaja ini menginspirasi banyak orang, mengubah suasana lingkungan sekitarnya tanpa banyak bertindak, dirinya sungguh hanya bersenang-senang. Vibrasi dan Aura mereka mempengaruhi lingkungan sekitar tanpa disadari. Empath remaja baru menyadari keadaan itu setelah berpuluh-puluh tahun berlalu, saat reuni.  Mereka bingung karena merasa tidak pernah berbuat apa-apa dan jarang bersosialisasi tapi banyak sahabat yang memiliki kesan atas dirinya.

Kini Empath besar mengunakan seluruh pengalaman hidupnya membantu orang lain yang dia kenal walau dia belum tahu dirinya adalah seorang Empath. Seperti magnet, para anak dan remaja langsung mempercayakan kegelisahan mereka pada kesempatan pertama bertemu. Dia sangat nyaman berada disekeliling anak-anak, bermain sambil menyelipkan latihan melindungi diri mereka sendiri dengan sekreatif mungkin.

Namun selama Empath tidak mengenali dirinya, ada ketidaknyaman yang tertinggal. Mereka bisa memiliki segala impiannya tapi tidak memiliki kemampuan untuk menikmatinya. Karena semua materi, tahta dan cinta di dunia ini tidak akan bisa menjadikan mereka utuh. Semua ini mengarahkan pada kebosanan yang tidak ada akhir. Hingga pada titik jenuhnya, semesta mengambil alih, menariknya dengan keras ke jalur yang sebenarnya. suka ataupun tidak, mau ataupun tidak, siap ataupun tidak.



Yunarko

Semangat Pemuda Untuk Berbagi dan Menginspirasi.

  • email
  • linkedin
  • rss
  • pin
  • youtube
  • instagram
  • twitter
  • facebook
  • google+