IBX5841290004FB3
BREAKING NEWS
Search

Perjalanan Spiritual : Apakah Benar Saya Sendirian ?

Perjalanan-Spiritual-sendiri
Spiritual Note, Yunarko.com

Ada beberapa pemicu masuknya seseorang ke tahap Dark Night of the Soul (Malam Gelap Jiwa), antara lain melakukan kegiatan spiritual seperti meditasi, atau memang waktunya sudah tiba saat seseorang telah menjalani praktik kesadaran di kehidupan sehari-harinya.  Saat ini banyak buku yang mengajarkan kita untuk hidup di saat ini, hadir seutuhnya di moment sekarang, dimana tanpa sengaja kita sudah menjalankan praktik kesadaran. Ada juga yang dikarenakan bertemu dengan Empath, yang paling mudah dikenali adalah guru spiritual (walau tidak semua). Dan yang terakhir adalah pertemuan dengan Twin Flame, dimana pertemuan antara dua energi yang sangat besar dari satu jiwa dari dua tubuh yang berbeda.

Saya sendiri dimulai dari waktu yang sudah tiba, dimana kegelapan ini masih bisa diatasi, lalu Empath dan Twin Flame. Pada tahap Twin Flame inilah saya mengetahui istilah Dark Night of the Soul ini.

Orang merasa tidak nyaman ketika tiba-tiba mendapati diri mereka sendirian. Ketika merasa hubungan mereka dengan orang sekitarnya terputus, demikian pula halnya pikiran dan perasaannya.  Khususnya mereka yang tidak pernah mengerti tentang spiritualitas seperti saya. Beberapa tahun yang lalu, hal itu terjadi ketika saya sedang aktif-aktifnya, dan sejenak semuanya seperti hilang begitu saja, walau secara kasat mata semua masih ada di tangan, namun semua itu tidak memiliki tujuan yang jelas. Masa depan sudah di tangan, tapi apa yang bisa kita tuju berikutnya dalam kegelapan  ini ?

Dalam kegelapan ini kita akan merasa beberapa keadaan ini seperti :
  1. Tidak berdaya/kehilangan energi, lemah/lemas, kelelahan yang berkepanjangan, depresi, serangan panik.
  2. Waktu tidur yang berubah, bisa lebih panjang/pendek, sering mengantuk, insomnia, terbangun pada waktu subuh biasanya jam 2 atau 3, tertidur pada sore hari atau waktu-waktu tak biasa misalnya jam 9 pagi.
  3. Sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu, panas dan berkeringat pada malam hari, vibrasi pada tubuh, daerah jantung/hati terasa sakit, kehilangan kemampuan motorik untuk sesaat.
  4. Tidak dapat berpikir seperti dalam keheningan yang panjang, tidak bisa menyusun kalimat dengan baik, tidak dapat melakukan hal yang rumit.
  5. Menangis tanpa alasan atau hal-hal sederhana membuat kita tertawa terbahak.
  6. Pemahaman baru dan kebenaran bermunculan, memberikan tantangan tersendiri bagi kita untuk berani melihat, menghadapi,  menerima dan menjalankannya.
  7. Kemunculan orang-orang dari masa lampau untuk kedamaian jiwa kita.

Saat saya mengalami semua ini, tidak terlintas bahwa ini adalah perjalanan spiritualitas. Awalnya saya mengira terkena penyakit tertentu. Saat itu saya mencari di internet tentang semua itu dan tidak menemukan tulisan tentang hal tersebut, satu-satunya yang berkaitan spiritual adalah kemungkinan bertemu vampire energy atau kena guna-guna, dan tentu saja saya tidak percaya tentang kedua kemungkinan itu. Walaupun belakangan vampire energy itu memang ada.  Saya mengalami semua itu beberapa kali, dan saat itu terkadang saya menganggapnya sebagai proses pembersihan.

Ternyata itu semua tergantung pada sikap batin kita, setelah menemukan semua informasi ini, saya mulai melihat kembali saat-saat gelap itu, apa benar saya sendirian ? Jawabannya tidak, kita tidak pernah sendiri.  Kita bisa merasa terputus dengan segala hal yang ada di dunia ini, bahkan dengan Tuhan tapi sebenarnya itu tidak pernah terjadi.

Kita hanya berada di suatu tingkatan yang baru, seperti memasuki kelas baru atau kantor baru atau rumah baru. Saat-saat itu kita membutuhkan waktu penyesuaian di tempat yang baru, kecuali kita tidak tahu bahwa kita berada di tempat baru, kita akan terus menunggu untuk kembali ke tempat lama alih-alih berusaha menyesuaikan diri di tempat yang baru.

Ada istilah tentang Anda tidak pernah sendiri ( You are never Alone ) bagi saya memiliki banyak makna, antara lain:

  1. Hal ini tidak hanya terjadi pada diri kita, hal ini terjadi pada banyak orang di luar sana. Di era digital ini, kita dapat mengetahuinya dari blog dan video-video di youtube dll.  Kita juga bisa terhubung dengan mereka sehingga kita bisa saling menguatkan, memberi masukan, belajar dari pengalaman orang lain dll.
  2. Ketika kita lebih cermat memberikan perhatian pada film, lagu, foto, kabar atau apapun yang ada di sekitar kita, melalui semua itu Tuhan, sahabat, alam dan bahkan diri kita sendiri berbicara pada  kita.
  3. Lingkungan terdekat kita, memberikan dukungan yang besar walau mereka tidak mengerti apa yang kita alami, kita hanya perlu diam dan tersenyum pada mereka. Ketika mereka memberikan waktu dan kesempatan bagi kita untuk menjalani ini semua, ini adalah berkat yang sangat luar biasa.  Karena diluar sana tidak jarang orang dibawa ke rumah sakit jiwa karena di kira mengalami gangguan jiwa.  Ada juga yang mengalami perceraian dan PHK.  Bagi saya yang terpenting rahasiakan keadaan kita.
  4. Mimpi adalah salah satu penghubung kita dengan Twin flame kita, orang-orang lampau yang telah meninggal dan Tuhan. Mungkin kita tidak ingat apa yang menjadi mimpi kita, namun kita mengenalinya dari damai dan segar saat kita terbangun. Ada penelitian terbaru yang menyatakan tidur adalah obat terbaik bagi penyakit psikis ataupun biologis.
  5. Lihatlah bahwa tanpa campur tangan kita, semuanya berjalan dengan baik. Banyak orang yang memperburuk keadaan karena ketakutan dengan keadaan mereka, tentang penghasilan, pendidikan, anak-anak, kehidupan sehari-hari dll.  Semesta mendukung dengan caranya yang penuh rahasia, tugas kita hanya menyadarinya.

Lalu bagaimana kita seharusnya dalam keadaan ini ?  Hal ini yang saya lakukan dan ternyata kurang lebihnya sama, ya gimana lagi, cuma ini yang bisa kita lakukan,

  1. Sadari bahwa inilah waktunya bagi kita untuk belajar tentang ikhlas yang sesungguhnya, ikhlas menerima keadaan gelap ini, membuka hati dan pikiran kita terhadap semua kemungkinan yang akan datang.  Percaya dan rileks, bersatulah dalam gelombang kehidupan.
  2. Walau terpaksa, sadari inilah saatnya kita mengistirahatkan seluruh diri kita, tubuh, pikiran, hati, dan jiwa.
  3. Bersabar pada diri sendiri dan orang lain.
  4. Hindari orang yang berpengaruh buruk dalam lingkunganmu.
  5. Merawat diri, dengan makan makanan yang bergizi, berolahraga ringan, membuat catatan kecil tentang keadaan ini, melakukan aktivitas yang menenangkan dan beristirahat.
  6. Sebaiknya menghindari zat-zat kimia atau obat apapun, lebih baik beristirahat atau menggunakan ramuan herbal seperti aromaterapi, mandi air garam, dll.
  7. Lakukan kegiatan yang sederhana dan menyenangkan seperti nonton, mendengarkan lagu dan membaca.  Pelajari dan perkaya rasa yang sering kita matikan dengan alasan bertahan hidup.
  8. Terima semua perasaan yang datang, saatnya kita memberi tempat dan waktu bagi mereka, menghargai mereka sebagai tanda tentang apa yang terpenting bagi hidup kita.
  9. Bila memungkinkan sekali waktu cari tempat/kesempatan untuk menyendiri yang minim dari aktivitas harian dan gangguan dari luar.  Dengarkan suara hati kita sesering mungkin.  Awalnya saya suka menyendiri di kamar, dimana disana sangat kurang interaksi dengan orang lain.

Saat ini saya baru mulai bisa menyusun kata lagi, maka dengan cara inilah saya menyebarkan cinta dan energi yang indah bagi dunia. Selain itu tidak ada yang berkurang dari kehidupan saya, malah bertambah kebahagiaan.  Kesehatan juga tidak ada masalah yang berarti kecuali jam tidur yang masih berantakan. Ya, sebenarnya semuanya tidak ada yang berubah, dan tidak merugikan siapapun kecuali kebenaran yang diperoleh. Kebenaran yang tidak pernah saya tahu dan pedulikan keberadaannya, ternyata sedemikian penting bagi kedamaian dan kepuasan jiwa saya.



Yunarko

Semangat Pemuda Untuk Berbagi dan Menginspirasi.

  • email
  • linkedin
  • rss
  • pin
  • youtube
  • instagram
  • twitter
  • facebook
  • google+