IBX5841290004FB3
BREAKING NEWS
Search

Kisah Pengalaman Seru Moonraker Part I

Moonraker

Butong, pada tahun 2002 atau di umurnya yang ke-14 ia masuk salah satu geng motor di kota Bandung yang bernama MOONRAKER. Ia diajak oleh temannya yang baru dikenal kemudian ia pun siap untuk masuk ke dalam organisasi geng motor tersebut. Ia pun dijelaskan bahwa peraturan geng motor tersebut bisa dibilang sangat disiplin dan keras. Bila ada anggotanya yang berbuat salah, maka anggota tersebut akan dikenakan sanksi atau eksekusi yang terkenal dengan sebutan SEL13. Ia pun siap dan tidak menghiraukan apa yang akan terjadi selanjutnya ketika ia masuk geng motor tersebut.

Didepan wartel BABE, Butong berkumpul bersama-sama dengan kawannya Lohan, Fuad dan Tumin. Mereka sedang asyik bercerita sambil bermain gitar, dan kemudian Fuad pun membicarakan tentang dirinya yang mengaku bahwa ia salah satu anggota geng motor di Bandung. Alunan musik sang gitar pun berhenti karena mereka lebih tertarik untuk mendengarkan Fuad bercerita tentang geng motornya, tetapi Butong hanya bisa tercengang dan bingung apa yang sedang di bicarakan Fuad. Butong pun langsung bertanya kepada Fuad :

Butong
Fuad

  
Butong
Fuad

:
:


:
:
Ad, geng motor itu apaan sich..?
Masa lo nggak tau geng motor. Geng motor itu kaya perkumpulan motor yang hobi balap liar dan suka tawuran dengan geng motor yang lainnya.
Emang geng motor di Bandung apa aja..?
Kalo geng motor di Bandung yang besarnya ada Empat geng yaitu geng MOONRAKER, XTC, BRIGEZ, sama GBR.
(Butong yang sudah tidak mengerti tambah makin bingung lagi dibuat Fuad, lalu Butong pun meminta Fuad untuk menjelaskan ketiga geng motor tersebut)

Fuad














Tumin



Fuad



Tumin




Lohan

Fuad


Tumin danLohan
Fuad


Butong



:














:



:



:




:

:


:
:


:





Kalo XTC itu kepanjangannya Exalt To Coitus yang artinya persetubuhan dan mempunyai warna bendera Putih, Biru muda, Biru Tua serta mempunyai lambang yang menggambarkan lebah soalnya kalau ada musuh yang menyerang ke markasnya, semua anggota XTC harus ikut turun berperang dan menyerbu musuhnya itu.
Terus Kalo GBR itu kepanjangannya Grab On Road yang artinya Penguasa jalanan terus mempunyai warna bendera Hitam Merah Kuning. Dan kalo BRIGEZ itu kepanjangannya Brigade Geztafu dan mempunyai warna bendera Biru dan Kuning serta berlambangkan Power.

(Ketika Fuad sedang asyik bercerita Kemudian Tumin pun memotong pembicaraan Fuad.)

Ad sebenarnya Gw juga asalnya anggota Masterpiece pecahan Brigez di Kosambi yang_warna benderanya Merah, Putih, Hitam. (Lalu Tumin pun mengeluarkan kartu anggota geng motor Masterpiece miliknya)
Wah Lo harus hati-hati Min, soalnya rumah Lo disini, terus ketua pusat geng motor gw juga rumahnya dekat dari sini, jangan sampai ketahuan Lo anak Masterpiece. Kalo ketahuan gawat Lo bisa habis dibuat ketan sama anak-anak Moonraker”
Tapi gw udah gak ikutan lagi kok Ad, Gw ikutan geng itu waktu rumah gw masih di Kosambi aja. Sekarang rumah gw di sini, yah gw sekarang ingin masuk geng motor lo Ad, soalnya gw emang dari dulu kepengen masuk geng Moonraker cuma gak ada orang yang gw kenal aja.
Iyah gw juga mau masuk geng motor lo Ad. Tapi bayar gak..?

Enggak, enggak bayar kok. Kalo mau masuk nanti malam minggu besok bawa motor terus pakai sepatu sama jaket soalnya peraturannya sudah seperti itu dari dulu.
Tapi Ad, kita enggak punya motor.
Oh klo gitu nanti aja kalau kalian sudah punya motor baru ikut kumpul sama gw. Tapi ngomong-ngomong kalau lo Tong mau masuk geng motor gw nggak..?
Kalo Tumin sama Lohan masuk geng motor lo Ad, ya otomatis Gw juga masuk, soalnya mereka kan sobat gw. Tapi nanti hari kamis ini sepertinya bokap gw mau beli motor buat gw deh.
Fuad
Butong
Fuad

 
Butong




 Fuad

Butong
Fuad

 
Butong
Fuad
Butong

 Fuad

Butong
:
:
:

 
:





:

:
:


:
:
:
 
:

:
Wach yang bener lo Tong..? Motor apaan..?
Kayanya sih motor bebek!
Ya udah nanti malam minggu, gw ke rumah lo bertiga terus kita kumpul ya di geng motor gw, tapi jangan lupa harus pakai sepatu sama jaket biar enggak kena sanksi oke…!!!
Oke deh, siap Om Fuad.

(Malam Minggu pun tiba, waktunya buat mereka berkumpul digeng motor Moonraker)

Tong lo udah siap belum, sekarang Moonraker mau pada nyerang ke Cimahi..?
Siap, tapi si Tumin sama si Lohan kemana..?
Masih di rumahnya, ya udah nanti gw susul si Tumin sama si Lohan tapi sekarang kita bergabung dulu sama anggota Moonraker yang lainnya, kumpulnya nggak jauh dari sini kok.
Oke siap…
Loh Tong, kok motor lo gak ada plat nomornya..?
Ya iyalah, bego amat lo Ad, Orang motor gw baru Dua hari, masih baru lah. Eh tapi Ad kalo ada polisi gimana..?
Ah nggak bakalan ada polisi kok, orang cuma jalan ke Cimahi doank.
Ooohhh…

(Lalu mereka pun pergi ke tempat dimana anak-anak geng Moonraker yang lainnya sedang berkumpul. Setelah tiba disana Butong pun merasa tegang dan tidak nyaman kerena ia baru pertama kalinya melihat samurai panjang atau senjata tajam lainnya yang sedang dibawa oleh anak-anak Moonraker untuk menyerang musuh)

“Assalammualaikum, nih gw ngajakin teman gw yang pengen masuk di geng kita.” Tuh Tong kenalin ini anak-anak Moonraker.

Lalu Butong pun bersalaman sambil memperkenalkan diri kepada anak-anak Moonraker yang lainnya sedangkan Fuad menjemput Tumin dan Lohan. Disana Butong pun mengobrol dengan anak-anak Moonraker sambil menunggu Fuad menjemput Tumin dan Lohan.

Lalu tidak lama kemudian Fuad pun datang membawa Tumin dan Lohan. Tumin dan Lohan pun memperkenalkan diri kepada anak-anak Moonraker yang lainnya.

Moonraker

Ketika waktu sudah menunjukkan jam Sepuluh malam, mereka bersiap-siap untuk melakukan penyerangan ke musuh di Cimahi. Sebelum itu, mereka pun berkumpul terlebih dahulu untuk berdoa dan sesaat kemudian mereka pun mengikuti instruksi dari koordinator pengurus wilayah untuk standby di motor mereka masing-masing. Tetapi rupanya Lohan tidak bisa ikut dikarenakan tidak ada partner. Jadi Butong, Fuad dan Tumin pun terpaksa bertiga menaiki motor.

Di jalan, mereka semua beraksi seperti layaknya geng dan memang sudah tradisi kalau geng motor Moonraker sedang konvoi jalanan itu seperti milik sendiri. Lalu Fuad pun men Zig-zag kan motornya atau sebutan nama terkenalnya ialah Gitik Moonz yang termasuk ciri khas geng motor Moonraker bila sedang konvoi.

Tidak lama kemudian mereka di jegal oleh anak-anak geng motor Brigez. Rupanya geng motor Brigez ingin mengajak silaturahmi dan meminta ikut konvoi bersama untuk menyerang musuh di Cimahi. Pada waktu itu Brigez dan Moonraker di Cimahi masih menjalin ikatan persaudaraan sesama geng motor.

Lalu mereka pun bersama-sama berangkat menuju ke markas dimana musuh berada.

Ternyata mereka tidak menemukan satu pun musuh yang sedang berkumpul. Lalu mereka berhenti untuk membagi penyerangan dimana geng Moonraker dibagi untuk menyerang ke Suaka Cimahi sedangkan geng Brigez menyerang ke Smaluci dan akhirnya kedua geng pun berpisah.

Tapi ternyata geng Moonraker, sekali lagi tidak menemukan musuh yang sedang berkumpul, malahan mereka bertemu kembali dengan salah seorang dari anggota Brigez yang menceritakan kejadian bahwa anggota Brigez yang lainnya tertangkap oleh polisi ketika ingin melakukan penyerangan ke musuh. Lalu setelah anak-anak geng Moonraker mendengar kabar buruk dari salah seorang anggota Brigez, mereka pun menunda acara penyerangan untuk malam ini dan membubarkan diri mereka. Mereka semua pun pulang dengan niat bahwa malam minggu besok mereka akan kembali menyerang musuh.

Moonraker
Malam Minggu telah tiba, waktunya bagi para anggota geng Moonraker kembali aktif berkumpul.

Malam Minggu kali ini, Butong pun se-partner dengan sobatnya Lohan. Lalu mereka pergi ke tempat kumpul dimana anggota Moonraker yang lain sedang berkumpul. Ketika mereka semua sedang bersiap-siap untuk melakukan penyerangan kembali ke musuh, tiba-tiba Koordinator Wilayah mereka di telepon oleh sang Ketua pusat. Sang Ketua pun meminta mereka semua untuk hadir di pusat, mau tidak mau malam itu mereka harus berkumpul ke Pusatnya geng Moonraker dan akhirnya mereka pun menunda penyerangan ke musuh dan bergegas berangkat ke Pusat.

Seperti biasa, mereka berkonvoi seperti layaknya gangster, bila ada kendaraan yang menghalangi, mereka tidak segan-segan untuk memecahkan kaca spion atau menendang kendaraan tersebut, terlebih jika pengemudinya melawan, bisa-bisa menjadi santapan kebrutalan mereka.

Akhirnya mereka sampai ke Pusat, tetapi disana mereka disuruh mengambil posisi push up oleh para Pengurus Moonraker di Pusat dikarenakan mereka anak Moonraker wilayah datangnya terlambat. Beruntungnya Butong dan Lohan tidak ikut disuruh push up karena mereka berdua masih anggota baru, tapi bila malam minggu besoknya mereka berdua datang terlambat lagi, ya sudah resiko mereka berdua terkena sanksi seperti itu

Rupanya, anak Moonraker wilayah disuruh datang ke Pusat ternyata akan diadakan acara rapat untuk merayakan ulang tahun geng Moonraker yang ke-24 anniversary. Lalu para senior dan koordinator pun rapat ke sebuah tempat yang letaknya berbeda dari tempat kumpulnya para anggota. Lalu para anggota sambil menunggu rapat selesai diminta oleh para senior untuk waspada agar markas mereka tidak diserang oleh geng yang merupakan musuh mereka.

Lanjut ke Part II Klik Disini...


TAG

Yunarko

Semangat Pemuda Untuk Berbagi dan Menginspirasi.

  • email
  • linkedin
  • rss
  • pin
  • youtube
  • instagram
  • twitter
  • facebook
  • google+

0 thoughts on “Kisah Pengalaman Seru Moonraker Part I