IBX5841290004FB3
BREAKING NEWS
Search

Gara-gara Ulah Oknum Tidak Terpuji Moonraker Kerap Dikambinghitamkan.

Moonraker

NAMA Moonraker identik dengan sebuah kumpulan pengguna sepeda motor yang bercitra negatif. Kumpulan pengguna sepeda motor yang didirikan di Bandung, 28 Oktober 1978 itu kerap disebut-sebut sebagai salah satu geng motor di Bandung yang sering berbuat anarkis, bahkan menjurus kepada tindak kriminal. Apa betul nama Moonraker sedemikian jelek di mata masyarakat?

Citra negatif tersebut dibantah keras pengurus Moonraker Jabar Sport Club yang diwakili salah satu dewan pembinanya, Dendi Elfandi dan Ketua Moonraker, Diki "Embe".

"Dari dulu, kami tidak merasa sebagai sebuah geng motor, melainkan hanya sebuah klub sepeda motor yang didirikan pendahulu kami yang saat itu menyukai sebuah aliran musik dan sering kumpul di sekitar Taman Pramuka," kata Dendi saat berkumpul di sekitar Jln. Diponegoro Bandung, belum lama ini.

Saat itu, lanjut Dendi, klub tersebut lebih menitikberatkan pada kegiatan balap sebagai penyalur hobi mereka. "Kami sangat menyayangkan adanya kesan buruk kepada Moonraker. Dari dulu kami tidak pernah menganggap diri sebagai sebuah geng motor," jelasnya.

Kendati demikian, kata Dedi, pihaknya tidak menampik ada oknum anggotanya yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji. "Hampir sekitar 60% anggota kami adalah setingkat pelajar SMA. Mungkin karena ulah oknum, akhirnya nama klub dikambinghitamkan," ungkapnya.

Dilanjutkannya, ulah-ulah yang mungkin dilakukan oknum tersebut dan merugikan masyarakat, di luar jangkauan organisasi. "Pada prinsipnya, kami punya aturan sendiri. Bila ada anggota yang melakukan hal yang dianggap melanggar, akan dikeluarkan. Kami berprinsip nakal, tapi tidak bertindak kriminal," papar Dendi.

Dilanjutkan Dendi, akibat cap negatif yang telanjur melekat, dewan pembina berpikir keras untuk mengubahnya di mata masyarakat.

"Sejak dua tahun lalu, kami mencoba memperbaiki imej tersebut meskipun sangat berat dan tidaklah mudah," ungkapnya.

Salah satu cara yang dilakukan adalah mengubah tujuan klub sebagai sebuah klub hobi dengan kembali memfokuskan pada bidang balapan. "Sudah banyak anggota kami yang kemudian direkrut untuk jadi pembalap. Kami pun mendaftarkan diri sebagai anggota IMI (Ikatan Motor Indonesia) sebagai salah satu cara untuk memperbaiki citra," kata Dendi.

Ditambahkan Ketua Moonraker, Diki "Embe", penghargaan yang telah diberikan IMI kepada Moonraker sebagai klub hobi terbaik, belum lama ini, merupakan sebuah motivasi tersendiri untuk terus berbenah.

"Sekarang kami tidak lagi harus susulumputan untuk kumpul-kumpul bersama semua anggota. Bila melakukan touring, dengan surat yang telah diberikan ke mana pun bisa, asal mau," tambah Diki seraya mengatakan, mereka kini kerap berkumpul di kawasan Lapangan Gasibu setiap Kamis malam serta Sabtu malam.

Upaya lainnya adalah dengan membersihkan berbagai coretan dinding bertuliskan Moonraker di beberapa wilayah di Bandung, dan akan melakukan gerakan penghijauan. "Selain itu acara bakti sosial sudah kita lakukan terhadap warga dan mudah-mudahan bisa segera menghapus citra buruk tersebut," kata Diki yang diamini wakil ketua, Akew.

Pada akhirnya, bagi Moonraker, apa yang akan dilakukan adalah untuk menjalin kekeluargaan dan apa yang dilakukan biarlah pihak lain yang menilainya.

Saat ini anggota Moonraker se-Jabar telah tercatat sekitar 8.000 orang yang 700 di antaranya di Bandung. Bahkan saat ini sedang dirintis didirikannya Moonraker di luar Jabar.


TAG

Yunarko

Semangat Pemuda Untuk Berbagi dan Menginspirasi.

  • email
  • linkedin
  • rss
  • pin
  • youtube
  • instagram
  • twitter
  • facebook
  • google+

13 thoughts on “Gara-gara Ulah Oknum Tidak Terpuji Moonraker Kerap Dikambinghitamkan.